Permasalahan Perairan Terbuka atau Lotik


sob ini nih yang seharusnya juga di lakukan di indonesia sebagai negara yang memiliki aliran air yang banyak, bagaimana cara menata aliran sungai tersebut yang penuh dengan sampah?? ayoo kita tengok dulu aja dari negara lainnya yang dulunya juga kerepotan seperti di Indonesia saat ini

Image

dan ini juga…

Image

Beberapa waktu lalu, sungai-sungai Jerman juga masih seperti itu, terutama sungai Elbe.

Sungai yang bersumber di Ceko dan bermuara ribuan kilometer di utaranya, di dekat Hamburg,

dianggap calon sungai mati. Hingga penyatuan Jerman tahun 1990, Jerman Timur menyalurkan air

kanalisasinya ke sungai Elbe tanpa dibersihkan terlebih dahulu.

Campuran Beracun

Tahun 1988, peneliti menemukan campuran racun seperti 16.000 ton Nitrogen, 10.000 ton

Fosfor, 23 ton air raksa dan tiga ton campuran kimia Pentaklorofenol yang berkadar racun

tinggi, dialirkan sungai Elbe ke arah laut. Akibatnya, ikan-ikan yang hidup di sungai itu

menderita sakit, demikian dijelaskan pakar biologi Veit Hennig dari universitas Hamburg.

Tetapi bagaimana kerusakan seperti itu sekarang bisa diperbaiki? Penutupan banyak pabrik di

bekas Jerman Timur, pemurnian air limbah dari kanalisasi yang terus-menerus dilakukan, serta

peraturan lingkungan yang ketat telah menyelamatkan Elbe, dan sungai-sungai Jerman lainnya,

kata Veit Hennig. Pemancing dan orang yang berenang di sungai sekarang sudah menjadi

pemandangan lazim di Elbe dan sungai-sungai lainnya. Berbagai binatang juga kembali,

termasuk ikan paus jenis Phocoenidae.

Image

Ikan paus ini di awal tahun mengikuti ikan kecil

mangsanya ke perairan sungai Elbe. Datangnya mereka jadi bukti bahwa air Elbe semakin sehat.
[Banjir bandang sungai Elbe di daerah Fischbeck, Sachsen Anhalt (15/06/13)]

Banjir bandang sungai Elbe di daerah Fischbeck, Sachsen Anhalt (15/06/13)

Image

Kesalahan Masa Lalu

Lain dengan perairan lain, seperti danau, sungai bisa mengalirkan bahan berbahaya dengan

cepat. Jadi sungai membersihkan diri sendiri, tetapi kandungan berbahaya terkumpul di laut.

Hanya di sedimen-sedimen sungai sekarang masih bisa ditemukan unsur beracun. Akibat banjir

bandang seperti tahun ini, bahan-bahan racun itu bisa tersebar. Stephan Köster, yang

mengajar di Institut Penanganan Limbah dan Perlindungan Perairan di universitas teknik

Hamburg-Harburg mengemukakan, orang tidak sekedar mengalirkan limbah ke sungai, dan kemudian

melupakannya karena otomatis dialirkan ke laut.

“Orang sekarang lebih banyak berinvestasi pada pemurnian limbah. Limbah tidak hanya

dibersihkan secara mekanis, melainkan juga secara kimia dan biologis,” demikian Köster. Ia

menambahkan, “Sekarang ada standar untuk membersihkan air, memisahkan Nitrogen dari air dan

secara terarah mencegah masuknya Fosfor.”

Apakah Perairan Sehat?

[Bagian sungai Elbe di negara bagian Niedersachsen]

Bagian sungai Elbe di negara bagian Niedersachsen

Di instalasi pemurnian air, prinsip yang digunakan adalah: dari besar ke kecil. Awalnya

lewat pembersihan mekanis, benda berukuran besar dipisahkan dari air. Saringan halus

kemudian memisahkan mineral, seperti pasir, dari air, karena nantinya misalnya bisa merusak

pompa air. Setelah lewat tempat pengendapan akhirnya hanya unsur yang bisa diurai yang

berada di air. Akhirnya pekerja-pekerja kecil seperti bakteri digunakan untuk terutama

mengurai karbon.

Walaupun situasi membaik, Veit Hennig menekankan dengan mengambil contoh Elbe, sungai-sungai

di Jerman masih butuh penanganan agar kondisi alamiah bisa kembali sepenuhnya. “Memang

kualitas air dari standar kimia sudah sangat membaik, tetapi struktur sungai sebagai ruang

hidup memburuk,” kata Veit Hennig. Yang dimaksudkan pakar biologi itu adalah semakin

meluasnya pendirian bangunan di tepi sungai dan semakin banyaknya pembuatan tanggul untuk

membatasi sungai dari daratan.

 

“Andai saja masyarakat Indonesia menyadarinya sekarang ini, untuk kehidupan yang lebih baik “.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s